kantor kedua

Subscribe:

Ads 468x60px

Selasa, 21 Juli 2015

Menanti ‘Sihir’ Ángel di María musim depan





     Ángel Fabián di María Hernández atau lebih dikenal Angel di María, merupakan salah satu pemain terbaik di Dunia saat ini, kemampuan Dribble nya memang salah satu paling Top di Eropa, di María yang punya keahlian Berlari kencang bersama Bola dengan keseimbangan yang sangat luar biasa membuatnya sangat sulit dihentikan saat sedang melakukan Tusukan2 di daerah kiri/kanan pertahanan lawan.

     Mungkin salah satu pertandingan terbaik di María [Aksi Solo] saat melawan Barcelona tahun lalu [23/03/2014], di María yang senantiasa bergerak menyisir disisi Kanan maupun Kiri pertahanan Barcelona, mampu membuat Fullback sekaliber Dani Alves yang disebut2 sebagai Bek Kanan terbaik di Dunia terlihat seperti Bek Medioker yang beberapa kali di Obrak-abrik sang el Fideo, di María beberapa kali sukses masuk ke kotak pinalti Barcelona dan sukses memberikan 2 Assist kepada Karim Benzema, meskipun Pada akhir pertandingan Real Madrid harus takluk dari Barcelona [4-3]




     Adapun pertandingan lain seperti di Final Liga Champions 2014 melawan Atletico Madrid tahun lalu, Di Maria yang kembali menggila, Mengacak2 pertahanan Atletico, termasuk aksi Di Maria yang meliak-liuk melewati dua pemain Atletico yang membuat Miranda hanya bisa ‘melongo’ melihat aksi Angel Di Maria yang sukses membuat Assist sesudah itu… Aksi Di Maria yang luar biasa lantas membuatnya dinobatkan menjadi Man Of The Match saat itu.. yang kebetulan di Penghargaan tersebut diberikan oleh Sir Alex Ferguson.








     Mungkin musim itu (2013/14) akan menjadi musim Terbaik Di Maria sepannjang karirnya sejauh ini, Angel yang mencetak 4 Goal dan 17 assist (14 Assist dari 2014) bersama Real Madird saat itu semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu Gelandang terbaik di Dunia, sempat tergeser dengan kedatangan Gareth Bale, tapi Di Maria malah mendapat Hikmah nya dari hal tersebut, Carlo Anceloti menaruhnya sebagai LCM dan bermain bersama Luca Modric dan Xabi Alonso lini tengah el Real, Di Maria yang mengaku bahwa posisi terbaiknya adalah seorang Winger Kiri maupun Kanan, seiring dengan waktu dia makin nyaman bermain sebagai Center Midfield,







     Singkat cerita Angel Di Maria bergabung dengan Manchester United pada musim berikutnya (2014/15), Di Maria bergabung dengan pemain yang sebelumnya Berlabel sebagai si Raja Assist Eropa, MOTM Final UCL dan Membawa Timnas Argentina ke Final WC2014,




     di Maria memecahkan Rekor Transfer Britania Raya dengan nilai Transfer £59.7m. di awal2 Musim di María sudah langgsung melihatkan Kontribusinya, saat Debut nya di Old Trafford (vs QPR) di María langgsung menarik Perhatian dengan Mencetak 1 Goal dan 2 Assist yang lantas membuatnya menjadi MOTM saat itu. di María yang terus Konsisten mencetak Assist dan beberapa goal di awal2 musim, sesudahnya ia beberapa kali mendapat Cedera,
dan malah melempem masuk ke putaran ke Dua Premier League, di María langgsung di cap oleh beberapa media inggris sebagai pembelian ‘Flop’ mengingat permainanya yang tidak konsisten dan sering melakukan kesalahan, tapi jika hitungan Statistik Debut Di Maria bersama Setan Merah di di Inggris tidaklah begitu buruk, di María mencetak 4 Goal dan 12 Assist disemua ajang (1 goal-2 Assist [FA Cup])




     Entah apa yang membuat performa di María menurun di United mungkin banyak Faktor salah satunya badan Di Maria yang dinilai “Krempeng” yang membuatnya sangat sulit untuk Berduel dengan bek2 Premier league yang sangat mengutamakan Fisik, di María belum terbiasa dengan permainan Keras di Liga Inggris, Mengandalkan Pace dan Dribble tidaklah cukup si pemain harus kuat menghadapi Duel2 ‘adu badan’ saat saling berhadapan.

    Ekspektasi fans United kepada di María sangatlah besar, dengan Harga yang tinggi sampai sejauh ini di María masih belum menunjukan kualitas yg sebenarnya, Pemain yang juga masuk World XI 2014 ‘Midfielder’ bersama Toni Kroos dan Iniesta itu…






     Tentunya harus lebih kerja keras lagi untuk bisa bersaing untuk bermain Reguler bersama United, mengingat musim kemarin Di Maria yang notabene masuk Top 10 permain terbaik Dunia, malah posisinya di United tergeser oleh pemain yang sebelumya sama sekali tidak masuk Top 10 pemain terbaik di United, hmm begitulah dunia sepak bola memang lucu, layaknya Roda Kehidupan yang kadang di Atas dan kadang di Bawah yang tampaknya berlaku juga di dunia Sepak bola.



Di Maria tampak seperti telah kembali menunjukan Class nya saat bermain di Copa America.



Bermain sebagai salah satu dari tiga penyerang Argentina bersama Lionel Messi dan Aguero/Higuain, Di Maria menyegel satu tempat inti di Timnas Argentina terhitung mungkin sejak World Cup 2010, Di Maria yang bermain di Sisi Kiri Argentina dalam skema 4-3-3 Tata Martino terlihat Enjoy memainkan Posisinya tersebut terlebih berduet dengan rekan setimnya di United, Marcos Rojo yang bermain sebagai Fullback Kiri.

Di Maria makin menjadi saat Argentina bertemu Jamaica di babak penyisihan Group, el Fideo menciptakan 1 Assist untuk goal Gonzalo Higuain dan mengunci Kemenangan,



    Kiprah Angel di Maria di Copa America terus berlanjut, Di Maria benar2 terlihat seperti kembali ke Performa asal di Real Madrid dulu, Beberapa kali Angel menunjukan Visi bermain dan Dribblenya yang sangat Worldclass. Yang membuat United fans mempunyai setonnggak harapan untuk Di Maria.

    Musim Depan akan menjadi musim yang penting bagi Di Maria untuk membuktikan Diri, terlepas dari Statementnya yang menyebutkan bahwa dia ingin Bertahan dan Improve untuk Squad Louis van Gaal musim depan, Di Maria bisa menjadi pemain penting musim Depan mengingat van Gaal yang tampak akan banyak mencoba Formasi seperti 4-2-3-1, 4-4-2, 4-1-4-1 atau 4-3-3, Angel tampaknya akan benar2 kembali ke posisi terbaiknya yaitu sebagai seorang pemain sayap Kanan Maupun Kiri (saling bertukar posisi dengan Memphis Depay), melihat menumpuknya Gelandang tengah (DM/CM) united setelah kedatangan Morgan Schneiderlin dan Bastian Schweinsteiger

    Harapan demi harapan kepada Angel Di Maria untuk musim depan begitu deras, Ekspektasi terhadapnya sangat lah tinggi, dan para Fans United sudah merindukan Angel Di Maria mengeluarkan Sihir [Dribbling] dan Magic [Pass/Vision] nya bagi United termasuk Selebrasi Khas lope-lope nya…






Senin, 20 Juli 2015

United Rindu sosok "Paul Scholes" sang empuya 'Legendary Long Passing'

United Rindu sosok "Paul Scholes" sang empuya 'Legendary Long Passing' 

 Sudah lama memang United merindukan sosok 'pengumpan bola panjang' sepenginggal Paul Scholes yang pensiun pada akhir musim 2012/13 lalu, mungkin kualitas seorang Paul Scholes sudah tidak bisa diragukan lagi, Pemain sekaliber Zidane,Henry,Xavi dan Iniesta terang2an mengidolakan/memuji sosok Scholesy..


 Sejak ditinggali Scholes, United menjadi tim yang minim Kreatifitas di tengah, karena bagaimanapun Pemain dengan tipe pengumpan bola2 panjang/atas sangat dibutuhkan untuk merubah alur serangan atau menanbah Variasi serangan dan Klub2 besar sudah memilikinya seperti Xabi (Bayen) Rakitic (Barca), dan Toni Kroos (Madrid), ,memang asa Sempat ada saat United menemukan yang katanya akan di proyeksikan menjadi 'Suksesor' Scholes yaitu Tom Cleverley, yang memang Memikat perhatian saat pra-Musim 2010/11, dan di Premier League sendiri, Clev cukup menjanjikan dengan menadapat beberapa kesempatan pada musim 2011/12 sebelum dipinjamkan ke Wigan yang membuat Scholes harus ditarik kembali ke First Team setelah Pensiun, dan juga berdampak kepada Kerpergian Paul Pogba ke Juventus, Clev yang balik dari Masa Pinjaman bersama Wigan, kembali menarik perhatian setelah mendapat tempat Reguler di lini tengah United dan berduet dengan Michael Carrick dilini tengah United dalam Formasi 4-4-2 tradisional atau 4-2-3-1 ala Sir Alex Ferguson pada musim 2012/13, Clev yg saat itu mencetak 3 goal - 2 Assist dan membawa United Juara di Musim terakhir SAF lantas membuatnya dipanggil Roy Hodgson untuk masuk ke Timnas Inggris dan so far telah mendapatkan 13 caps,  Clev yang mempunyai Gaya bermain dengan Pergerakan cekatan dan Passing cepat memang menuai banyak harapan untuk menjadi pengganti Scholes, tapi nasib berkata lain setelah sebelumnya mendapat banyak cedera yang membuat Clev menjadi 'Kambing Hitam' disaat musim 13/14 di Era David Moyes, dan mulai saat itu pula Harapan United fans terhadap Clev pudar.



 Musim demi musim terus berjalan tanpa Scholes, United makin merindukan Sosok Scholes meski Sempat ada Michael Carrick sang Unsung Heroes yang menjadi obat sepeninggal Scholes sampai para fans Membuat Chants [it's Carrick, you know, it's hard to believe it's not Scholes.] tetapi tetap peran, gaya bermain dan Posisi Carrick dgn Scholes cukup Berbeda, Carrick yang lebih menjaga kedalaman serta Membaca permainan dan juga Passing forwardnya, berbanding terbalik dengan Scholes yang lebih sering melakukan Tekel2 dan umpan2 Panjang yang taktis


dan sepertinya United akan benar2 menemukan sosok Pengganti Paul Scholes, ya yang saya maksud hanya dalam Pengumpan Bola2 panjang  yang sudah mungkin United fans Rindukan.. Masuknya Morgan Schneiderlin dan Basian Schweinsteiger membuat fans United 'excited' mengingat kedua pemain ini masing2 memegang peran Penting di timnya masing2, terlebih sebelumnya sosok Schweinsteiger sudah dikenal sebagai pemain "Worldclass" dan berhasil membawa Jerman menjadi Juara Dunia pada tahun 2014, begitupun Schneinderlin yang di 2 musim terakhir menarik perhatian klub2 besar dan mendapat Kepercayaan masuk squad timnas Perancis di WC2014 beberapa waktu lalu, yang bsa diharapkan yaitu Succesful passes, Chances created dan Tackles won yang Menjanjikan dan memang di rindukan oleh Fans United sendiri meskipun dimusim sebelumnya penampilan Ander Herrera sangat Memukau, dan sesuai dengan Topik atau Judul di atas Bastian dan Morgan memang pemain yang bisa dikatakan CM Spesialis Long Pass yang memang di cari oleh United sudah sejak lama, Dampak positif Scheinderlin sudah langgsung nampak saat uji coba lawan Club America beberapa waktu yang lalu, 1 Goal plus permainan Long Ball nya yang langgsung menonjol dari diri Schneiderlin, 

mungkin United fans sudah tak harus peduli dengan Sebutan banyak orang bahwa pemain yang bisa melakukan Long Ball itu memang banyak, siapun itu sekaliber Jack Colback,James McCarthy atah bahkan Joey Barton juga cukup ahli melalukan Long Ball, tapi United saat2 ini sangat Rindu akan permainan Gelandangnya yang bermain taktis melakukan long ball2 ke samping atau kedepan untuk menambah variasi serangan yang sangat dibutuhkan. Harapan besar dibebankan terhadap Schneiderlin maupun Schweinsteiger yang dituntut memberikan Warna tersendiri di lini tengah Setan
Merah yang mempunyai Target "JUARA" untuk musim depan. #mufc